Lewati ke konten utama

Alur Cara Mengatur HPP pada Aplikasi Pasello

Panduan ini untuk pemilik usaha, admin, dan staf operasional yang ingin mengatur Harga Pokok Penjualan (HPP) agar laporan laba benar.

Prinsip utama: HPP produk tidak diketik manual. Anda cukup mengisi harga bahan dan resep per produk, sistem akan menghitung HPP secara otomatis.


1. Konsep Singkat HPP di Pasello

Ada 3 hal yang perlu dipahami:

  1. Harga bahan — harga per 1 satuan terkecil. Contoh: Rp 200 per gram kopi, Rp 18 per ml susu.
  2. HPP produk — total biaya bahan untuk 1 porsi. Contoh: Kopi Susu = (20 gram × Rp 200) + (100 ml × Rp 18) = Rp 5.800.
  3. HPP penjualan — HPP yang tercatat otomatis di setiap struk saat kasir melakukan pembayaran. Ini yang dipakai untuk menghitung laba: Laba = Omzet - HPP.

Artinya jika harga bahan naik, HPP produk ikut naik otomatis. Struk lama tidak ikut berubah, yang berubah hanya transaksi baru.

Untuk produk paket:

  • Paket sederhana: HPP paket = jumlah HPP isi paketnya. Contoh: Paket Hemat isi Ayam (HPP 8.000) + Teh (HPP 2.000) = HPP paket 10.000.
  • Paket kompleks: HPP dihitung dari isi paket saat terjual.

Untuk pembelian, harga bahan dihitung dengan rata-rata tertimbang: Contoh: stok lama 10 kg harga Rp 1.000, beli baru 10 kg harga Rp 2.000, maka harga baru = (10 × 1.000 + 10 × 2.000) / 20 = Rp 1.500.


2. Siapa yang Boleh Mengatur HPP

Minta akses ke admin jika menu tidak muncul:

  • Melihat bahan baku
  • Menambah / mengubah bahan baku dan konversi satuan
  • Menambah / mengubah produk dan resep
  • Membuat dan menerima pembelian barang
  • Melihat laporan laba dan stok

3. Urutan Pengaturan Awal

Ikuti urutan ini agar tidak salah:

1. Supplier (opsional)
→ 2. Bahan Baku
→ 3. Konversi Satuan (jika perlu)
→ 4. Produk + Resep
→ 5. Paket (jika ada)
→ 6. Pembelian barang
→ 7. Koreksi harga (jika perlu)
→ 8. Jualan dan cek laporan

Langkah 1 — Daftarkan Supplier (Boleh Dilewati)

  • Buka menu: Inventori > Supplier
  • Isi nama supplier, telepon, alamat.
  • Fungsinya hanya sebagai catatan asal barang di kartu stok.

Langkah 2 — Daftarkan Bahan Baku

  • Buka menu: Inventori > Bahan Baku
  • Klik Tambah, lalu isi:
    • Nama: wajib. Contoh: Kopi Arabika, Susu UHT, Gula.
    • SKU / Kode: boleh dikosongkan, untuk pencarian saja.
    • Satuan dasar: wajib dan tidak boleh sering diganti. Contoh: gram (gr), mili-liter (ml), pcs, kilogram (kg). Satuan inilah yang nanti dipakai di resep.
    • Harga per satuan (HPP bahan): harga untuk 1 satuan dasar. Contoh: isi 200 artinya Rp 200 per gram. Boleh 0 jika belum tahu, tapi HPP produk akan ikut 0.
    • Batas stok minimum: untuk pengingat saat stok menipis.
  • Klik Simpan.
  • Jika Anda punya stok awal di gudang, catat juga lewat menu Pembelian agar jumlah stok di sistem sesuai fisik. Harga rata-rata butuh jumlah stok yang benar.

Kesalahan yang sering terjadi: satuan dasar ditulis kg tapi resep ditulis gram. Samakan dulu dari awal. Contoh: pilih gram sebagai satuan dasar jika resep memakai gram.

Langkah 3 — Atur Konversi Satuan (Hanya Jika Satuan Beli Beda dengan Resep)

Contoh kasus: resep memakai gram, tapi belanja memakai kilogram atau karung.

  • Dari daftar Bahan Baku, pilih bahan lalu buka Konversi Satuan.
  • Tambahkan konversi. Contoh untuk Tepung dengan satuan dasar gram:
    • 1 kilogram = 1.000 gram
    • 1 karung = 25.000 gram
  • Tanpa ini, Anda tidak bisa memilih satuan kilogram saat pembelian, atau HPP bisa meleset 1.000 kali lipat.

Langkah 4 — Buat Produk dan Resep (HPP Terbentuk di Sini)

  • Buka menu: Produk > Tambah Produk (atau Edit untuk produk lama).
  • Isi nama produk, kategori, foto, dan harga jual untuk tiap varian. Contoh varian: Reguler, Large, Panas, Dingin.
  • Di tiap varian, bagian Resep:
    1. Klik Tambah Bahan
    2. Pilih bahan baku. Hanya bahan yang aktif yang muncul.
    3. Isi jumlah pemakaian untuk 1 porsi dalam satuan dasar. Contoh: Kopi 20 (artinya 20 gram), Susu 100 (artinya 100 ml). Minimal 0,001. Satu bahan tidak boleh dipilih dua kali dalam satu varian.
    4. Lihat angka HPP yang muncul otomatis di formulir sebagai preview.
  • Klik Simpan. Sistem langsung menghitung dan menyimpan HPP per varian.

Wajib: semua produk yang dijual harus punya resep. Jika tidak ada resep, kasir akan gagal menyimpan pembayaran dengan pesan Resep/BOM belum diatur.

Langkah 5 — Atur Produk Paket (Jika Ada)

Di formulir produk, aktifkan pilihan Paket:

  • Paket sederhana: pilih isi paket dari varian yang sudah ada beserta jumlahnya. Contoh: 1 Ayam Goreng + 1 Teh Manis. HPP paket dihitung otomatis dari jumlah HPP isinya. Anda tidak perlu isi resep lagi.
  • Paket kompleks: pilih isi paket dari produk beserta jumlahnya. HPP akan dihitung otomatis saat terjual dari rincian isinya.

Langkah 6 — Catat Pembelian Barang

  • Buka menu: Inventori > Pembelian > Buat Baru.
  • Klik Tambah Baris, lalu isi per baris:
    • Pilih bahan
    • Jumlah beli. Contoh: 10
    • Satuan beli. Contoh: kilogram, liter, dus (harus sudah ada di konversi satuan)
    • Harga beli per satuan beli. Contoh: Rp 15.000 per liter
    • Catatan (opsional)
  • Satu bahan tidak boleh muncul dua kali dalam satu nota pembelian.
  • Klik Simpan Draft.
  • Klik Terima Barang dan konfirmasi. Setelah ini:
    • Stok bahan bertambah otomatis.
    • Harga bahan diperbarui dengan rata-rata tertimbang.
    • HPP semua produk yang memakai bahan tersebut ikut diperbarui otomatis.
    • Muncul pesan: Pembelian diterima. Stok bertambah dan HPP bahan diperbarui.
  • Catatan:
    • Nota yang sudah Diterima atau Dibatalkan tidak bisa diubah lagi.
    • Jika harga dikosongkan, stok tetap masuk tapi harga bahan tidak berubah.
    • Jika muncul peringatan stok minus, segera lakukan Stok Opname agar perhitungan tidak bias.

Langkah 7 — Koreksi Harga Bahan Manual (Jika Tidak Lewat Pembelian)

Dipakai jika harga pasar berubah tapi tidak ada pembelian, atau untuk pembetulan awal.

  • Buka menu: Inventori > Bahan Baku > Edit.
  • Ubah Harga per satuan, lalu Simpan.
  • Semua HPP produk yang memakai bahan tersebut ikut diperbarui otomatis dengan pesan: Harga bahan tersimpan. HPP produk ikut diperbarui.

Langkah 8 — Jualan Seperti Biasa

  • Kasir jualan lewat POS atau pelanggan pesan lewat Self-Order seperti biasa.
  • Saat pembayaran berhasil, sistem otomatis:
    • Mencatat HPP per item di struk berdasarkan harga bahan saat itu.
    • Mengurangi stok bahan sesuai resep.
  • Anda tidak perlu menghitung HPP manual di kasir.

Langkah 9 — Cek Laporan

  • Laporan Laba Penjualan: menampilkan Omzet, HPP, dan Laba (Omzet - HPP). Jika banyak produk belum ada resep, angka cakupan HPP akan rendah — segera lengkapi resepnya.
  • Laporan Nilai Persediaan: menampilkan sisa stok × harga bahan per item.
  • Kartu Stok: riwayat masuk-keluar per bahan (pembelian, penjualan, retur, opname).
  • Stok Menipis: daftar bahan yang sudah di bawah batas minimum.

4. Contoh Lengkap

  1. Buat bahan Susu UHT, satuan mili-liter, harga Rp 18 per ml.
  2. Tambah konversi: 1 liter = 1.000 ml.
  3. Buat produk Kopi Susu, varian Reguler, harga jual Rp 15.000. Resep: Susu 100 ml + Kopi 20 gram (harga kopi Rp 200 per gram). HPP = (100 × 18) + (20 × 200) = Rp 5.800.
  4. Beli 10 liter harga Rp 15.000 per liter (= Rp 15 per ml). Stok lama 5.000 ml harga Rp 18. Harga baru = (5.000 × 18 + 10.000 × 15) / 15.000 = Rp 16 per ml. HPP produk otomatis turun.
  5. Jual 2 gelas: HPP per gelas = (100 × 16) + (20 × 200) = Rp 5.600. Total HPP = Rp 11.200. Laba = Rp 30.000 - Rp 11.200 = Rp 18.800.

5. Masalah yang Sering Terjadi

GejalaPenyebabCara Memperbaiki
HPP produk 0Resep kosong atau harga bahan 0Lengkapi resep tiap varian dan isi harga bahan
Kasir gagal bayar, pesan Resep belum diaturProduk belum punya resepEdit produk, tambah resep, simpan, ulangi pembayaran
Kasir gagal bayar, pesan Komponen paket belum terbentukPaket terjual tanpa rincian isiPerbaiki isi paket di data produk, atau ulangi input di POS
HPP tiba-tiba besar 1.000× lipatSalah satuan, contoh kg ditulis sebagai gramSamakan satuan dasar dan perbaiki konversi satuan
Satuan tidak bisa dipilih saat pembelianSatuan beli belum didaftarkanTambahkan konversi satuan untuk bahan tersebut
Laba terlihat salahBanyak transaksi lama sebelum resep dilengkapiLengkapi resep sekarang. Transaksi baru akan benar, transaksi lama tidak berubah otomatis
Muncul peringatan stok minus saat terima barangStok fisik minus karena penjualan tanpa stok atau belum opnameLakukan Stok Opname dan cek Kartu Stok
HPP paket tidak berubahPaket kompleks memang dihitung saat terjual, bukan di data masterUntuk paket sederhana, edit dan simpan ulang paketnya